PELAKSANAAN UJIAN

  1. Panitia Ujian Skripsi ; Panitia Ujian Skripsi dibentuk oleh Dekan dengan memperhatikan ketentuan yang ada di tingkat Universitas.
  2. Tim Penguji
    1. Untuk setiap ujian, bagi mahasiswa dibentuk Tim Penguji Skripsi.
    2. Tim Penguji terdiri dari tiga penguji, dengan komposisi Pembimbing Utama sebagai Ketua Tim Penguji yang merangkap anggota dibantu oleh Dosen Pembimbing Pendamping dan seorang Dosen Penguji yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
    3. Pada saat pelaksanaan ujian, Tim Penguji memakai pakaian resmi dan berdasi.
    4. Tim Penguji harus sudah siap 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, dan bagi anggota Tim Penguji yang tidak hadir dan atau berhalangan maka Ketua Tim Penguji dapat menunjuk Penguji lainnya yang memenuhi syarat sebagai Tim Penguji sebagai pengganti dengan berkonsultasi dengan Dekan cq. Pembantu Dekan I, Ketua Jurusan.
    5. Jika Ketua Tim Penguji tidak hadir dan atau berhalangan maka ujian skripsi dinyatakan batal dan diganti jadwal pelaksanaannya sesegera mungkin.
  3. Prosesi pelaksanaan ujian
    1. Peserta ujian skripsi wajib hadir 15 menit sebelum berlangsungnya ujian, dengan berpakaian almamater berdasi.
    2. Ketua Tim Penguji memanggil peserta ujian ke ruang ujian dan membuka sidang pelaksanaan ujian skripsi.
    3. Peserta ujian skripsi yang terlambat dan atau tidak hadir pada saat pelaksanaan ujian dinyatakan batal untuk mengikuti ujian skripsi.
    4. Pelaksanaan ujian skripsi dilakukan secara majelis.
    5. Ketua Tim Penguji memimpin selama pelaksanaan ujian skripsi.
    6. Masing-masing penguji diberikan waktu maksimal 15 menit untuk menguji peserta ujian skripsi.
    7. Sidang Tim Penguji dilaksanakan setelah peserta ujian skripsi selesai diuji.
    8. Ketua Tim Penguji menyerahkan berita acara ujian skripsi kepada Ketua / Sekretaris Panitia Ujian Skripsi.
  4. Penilaian ujian skripsi
    1. Kelulusan skripsi ditentukan oleh Tim Penguji tanpa adanya nilai D
    2. Aspek yang dinilai selama ujian skripsi terdiri dari :
      • Wawasan bidang keilmuan
      • Isi skripsi
      • Unsur lainnya

3.  Penilaian ujian skripsi dilakukan dengan angka terhadap ketiga unsur tersebut di atas, dengan memperhatikan komponen-komponen sebagai berikut :

Unsur / Bobot Acuan Penilaian
Wawasan /Bobot (20%) Penilaian didasarkan pada :

  1. Pemahaman bidang keahlian
  2. Pemahaman keterkaitan isi penelitian dengan bidang keahlian.
Isi Skripsi /Bobot (70%)
  1. Pendahuluan :
    1. Perumusan masalah ; Rumusan masalah harus jelas dan terarah.
    2. Tujuan Penelitian ; Tujuan penelitian dijabarkan dengan jelas.
    3. Konstribusi Penelitian ; Dijabarkan dengan jelas.
  2. Kajian Teoritis
    1. Acara relevansi dengan topik yang diteliti.
    2. Kemutakhiran daftar pustaka.
    3. Pengacuan daftar pustaka.
  3. Metode Penelitian
    1. Kesesuaian dengan masalah.
    2. Ketepatan rancangan.
    3. Ketepatan instrument.
    4. Ketepatan dan ketajaman analisis.
  4. Hasil Penelitian
    1. Manfaat dan kontribusi bagi pengembangan ilmu administrasi.
    2. Sesuai dengan tujuan penelitian
    3. Kedalaman bahasan
    4. Keaslian tulisan
Lain-lain /Bobot (10%)
  1. Bahasa
  2. Format
  3. Ringkasan

4.  Hasil penilaian akhir

  • Nilai 80-100   = A, predikat Lulus Sangat Baik
  • Nilai 70-79     = B, predikat Lulus Baik
  • Nilai 56-60     = C, predikat Lulus Cukup

5.  Apabila ada perbaikan atau revisi, peserta ujian skripsi harus segera memperbaiki hal-hal yang perlu sesuai dengan petunjuk Tim Penguji untuk selanjutnya dimintakan persetujuan kepada Tim Penguji.

6.  Lamanya waktu perbaikan / revisi ditentukan oleh Tim Penguji, dan apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan belum juga diselesaikan maka mahasiswa peserta ujian skripsi tersebut dinyatakan tidak lulus dan atau gugur dan wajib mengikuti ujian skripsi ulangan.

7.  Ketua / sekretaris Panitia Ujian skripsi menyampaikan hasil Yudicium kelulusan berdasarkan hasil sidang Tim Penguji.

5. Waktu Pelaksanaan Ujian skripsi

  1. Pada dasarnya Ujian Skripsi dilaksanakan setiap hari Sabtu dan atau dengan pengecualian ditetapkan lain karena sesuatu hal.
  2. Waktu pelaksanaan ujian skripsi ditentukan oleh Panitia Ujian Skripsi.