Latest Entries »

PEJABAT STRUKTURAL  :

DEKAN

  • DRS. BAMBANG MARTIN BARU, M.Si

PEMBANTU DEKAN I

  • DRS. HARIANTO, M.Si

PEMBANTU DEKAN II

  • DRA. ENDANG MURTI, M.Si

PEMBANTU DEKAN III

  • DRS. FX. SUDJATMOKO, M.Si

KEPALA BAG. TU              :

LANDASAN PENDIDIKAN

Landasan Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Madiun adalah :

  1. Landasan Idiil
    • Pancasila
  2. Landasan Konstitusional
    • Undang-Undang Dasar 1945
  3. Landasan Operasional                    :
    • TAP MPR Nomor II/MPR/1988, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), khususnya Bidang Pendidikan.
    • Undang-Undang Nomor : 2 Tahun 1989, tentang Sistem Pendidikan Nasional.
    • Peraturan Pemerintah Nomor : 30 Tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi

TUJUAN PROGRAM PENDIDIKAN

Adapun tujuan dari rpogram pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Madiun adalah sebagai berikut :

  1. Tujuan Umum                   :
    1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian.
    2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dan atau seni serta mengupayakan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan Nasional.
  2. Tujuan Khusus  ; Tujuan khusus program pendidikan adalah menghasilkan Sarjana sosial yang :
    1. Berjiwa Pancasila
    2. Berakhlak mulia dan memiliki integritas serta tanggung jawab ilmuan dan sosial, baik dalam tugas-tugasnya maupun pengalaman ilmunya kepada masyarakat.
    3. Memiliki pengetahuan ilmiah dan teknik-teknik analisis di bidang ilmu administrasi negara dan kepekaan terhadap masalah-masalah administrasi.

Pada tanggal 1 Oktober 1979 didirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) oleh Universitas Merdeka Madiun. Universitas tersebut pada mulanya didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Madiun (YAPERTIMA), yang pada awalnya merupakan cabang dari Universitas Merdeka Malang dengan sebutan Universitas Merdeka Koordinator Madiun.

Untuk pertama kali kegiatan perkuliahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dilaksanakan di gedung SDN Sukosari Madiun dan pada tahun 1984 telah menempati kampus di jalan Serayu Madiun.

Berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor : 076/0/1982, tanggal 8 Maret 1982 FISIP memperoleh status Terdaftar untuk Program Sarjana Muda. Selanjutnya perkembangan dan perubahan Status Program Studi FISIP secara berturut-turut sebagai berikut :

  • Status terdaftar untuk Program Sarjana (S-1), berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikian dan Kebudayaan RI Nomor : 070/0/1985, tanggal 1 Oktober 1985.
  • Status diakui untuk Program Sarjana (S-1), berdasarkan Surat Keputusan Dirjen DIKTI Depdikbud RI Nomor : 53/Dikti/Kep/1992, tanggal 19 Maret 1992.
  • Statur Terakreditasi untuk Program Studi Ilmu Administrasi Negara berdasarkan Surat Keputusan Badan akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi, Nomor : 002/BAN/PT/Ak.II/1998, tanggal 22 Desember 1998.

BAB V    : PENUTUP

Berisi kesimpulan dan saran, yang mana pada bagian kesimpulan secara garis merupakan temuan pokok, baik yang bersifat substansial maupun metode teknis serta dikemuakakn pula implikasi dan pembahasan, sedangkan saran merupakan implementasi dari lanjutan dan kebijakan-kebijakan yang akan datang.

BAB IV  : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  1. Deskripsi Lokasi Penelitian ; Menggambarkan secara detail lokasi penelitian, yang terkait judul / topik / tema penelitian.
  2. Penyajian dan Analisa Data ; Menggambarkan perlakuan data dalam tabel-tabel dan kalimat-kalimat pernyataan sesuai dengan metode analisa yang digunakan.
  3. Interpretasi Data ; Mengungkapkan tentang penafsiran-penafsiran yang berdasarkan pada hasil penyajian dan analisa data berdasarkan teori-teori yang relevan dengan penelitian.

BAB III : METODE PENELITIAN

Penulis menjelaskan komponen-komponen dalam penelitian yang memuat :

  1. Jenis Penelitian ; Diungkapkan tentang jenis penelitian yang dipergunakan oleh peneliti.
  2. Variabel dan Indikator Penelitian ; Memuat tentang konsep / variabel penelitian dan indikator serta skala pengukuran yang dipergunakan.
  3. Populasi dan Sampel Penelitian ; Pada bagian ini dijelaskan secara devinitif populasi, besar sampel yang diambil serta tehnik dan cara pengambilan sampelnya.
  4. Sumber Data ; Mengemukakan tentang sumber data yang akan digunakan dalam penelitian seperti sumber data primer dan sumber data sekunder.
  5. Teknik Pengumpulan Data ; Mengemukakan tentang tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data seperti kuesioner, wawancara, pengamatan dan sebagainya.
  6. Metode Analisa Data ; Mengemukakan metode yang digunakan untuk mengolah data seperti data kualitatif ataupun metode kuantitatif.

BAB II : KERANGKA DASAR TEORI

Mengemukakan teori-teori atau temuan-temuan ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan / pertanyaan penelitian. Dalam hubungan ini pemilihan bahan pustaka didasarkan pada dua kriteria, yaitu prinsip keluthakiran dan prinsip relevansi dengan topik yang diteliti. Untuk metode penelitian menguji hipotesis, peneliti harus membuat kesimpulan teori atau model teoritis, bila memungkinkan dinyatakan pula dalam model hipotesis dan atau langsung dalam suatu perumusan hipotesis.

BAB I : PENDAHULUAN

Secara garis besar Bab I : Pendahuluan terdiri dari beberapa sub-bab, yang meliputi :

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Perumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Konstribusi Penelitian (bila ada)

Latar Belakang Masalah

Pada dasarnya mengemukakan alasan tentang pentingnya penelitian, yang dapt dilihat dari perkembangan ilmu pengetahuan atau permasalahanpraktis, atau menjawab pertanyaan mengapa penelitian dengan judul tersebut dilakukan. Oleh karenanya, uraian kualitatif dan kuantitatif (fenomena) dari hasil penelitian terdahulu maupun data sekunder dapat dijadikan dasar mengidentifikasi masalah penelitian. Hal ini disebabkan penelitian dimulai dari adanya masalah atau ingin menjawab suatu pertanyaan.

Perumusan Masalah

Merupakan suatu bentuk penjabaran terhadap masalah yang telah diungkapkan secara konkret dan penjabaran yang dilakukan harus terarah, sederhana, spesifik dan diformulasikan dalam kalimat tanya.

Tujuan Penelitian

Merupakan bentuk pertanyaan tentang apa yang akan dituju dengan kegiatan penelitian yang dilakukan. Oleh karena itu pertanyaan dilakukan secara deklaratif, ringkas, dan jelas tentang apa yang akan dilaksanakan dalam penelitian sesuai dengan sifat permasalahan dan hasil yang ingin dicapai dalam laporan penelitian. Penelitian dapat bertujuan untuk menjajagi, menguraikan, menerangkan, membuktikan, dan atau menerapkan suatu gejala.

Kontribusi Penelitian

Merupakan bentuk pertanyaan tentang kemungkinan kontribusi hasil penel;itian secara lebih spesifik, baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun untuk keperluan praktis.

PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI

(Program Studi Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi) :

  1. Pengertian Skripsi
  2. Prosedur Penyusunan Skripsi dan Ujian Skripsi
  3. Bentuk dan Isi Skripsi
  4. Pelaksanaan Ujian

PELAKSANAAN UJIAN

  1. Panitia Ujian Skripsi ; Panitia Ujian Skripsi dibentuk oleh Dekan dengan memperhatikan ketentuan yang ada di tingkat Universitas.
  2. Tim Penguji
    1. Untuk setiap ujian, bagi mahasiswa dibentuk Tim Penguji Skripsi.
    2. Tim Penguji terdiri dari tiga penguji, dengan komposisi Pembimbing Utama sebagai Ketua Tim Penguji yang merangkap anggota dibantu oleh Dosen Pembimbing Pendamping dan seorang Dosen Penguji yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
    3. Pada saat pelaksanaan ujian, Tim Penguji memakai pakaian resmi dan berdasi.
    4. Tim Penguji harus sudah siap 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, dan bagi anggota Tim Penguji yang tidak hadir dan atau berhalangan maka Ketua Tim Penguji dapat menunjuk Penguji lainnya yang memenuhi syarat sebagai Tim Penguji sebagai pengganti dengan berkonsultasi dengan Dekan cq. Pembantu Dekan I, Ketua Jurusan.
    5. Jika Ketua Tim Penguji tidak hadir dan atau berhalangan maka ujian skripsi dinyatakan batal dan diganti jadwal pelaksanaannya sesegera mungkin.
  3. Prosesi pelaksanaan ujian
    1. Peserta ujian skripsi wajib hadir 15 menit sebelum berlangsungnya ujian, dengan berpakaian almamater berdasi.
    2. Ketua Tim Penguji memanggil peserta ujian ke ruang ujian dan membuka sidang pelaksanaan ujian skripsi.
    3. Peserta ujian skripsi yang terlambat dan atau tidak hadir pada saat pelaksanaan ujian dinyatakan batal untuk mengikuti ujian skripsi.
    4. Pelaksanaan ujian skripsi dilakukan secara majelis.
    5. Ketua Tim Penguji memimpin selama pelaksanaan ujian skripsi.
    6. Masing-masing penguji diberikan waktu maksimal 15 menit untuk menguji peserta ujian skripsi.
    7. Sidang Tim Penguji dilaksanakan setelah peserta ujian skripsi selesai diuji.
    8. Ketua Tim Penguji menyerahkan berita acara ujian skripsi kepada Ketua / Sekretaris Panitia Ujian Skripsi.
  4. Penilaian ujian skripsi
    1. Kelulusan skripsi ditentukan oleh Tim Penguji tanpa adanya nilai D
    2. Aspek yang dinilai selama ujian skripsi terdiri dari :
      • Wawasan bidang keilmuan
      • Isi skripsi
      • Unsur lainnya

3.  Penilaian ujian skripsi dilakukan dengan angka terhadap ketiga unsur tersebut di atas, dengan memperhatikan komponen-komponen sebagai berikut :

Unsur / Bobot Acuan Penilaian
Wawasan /Bobot (20%) Penilaian didasarkan pada :

  1. Pemahaman bidang keahlian
  2. Pemahaman keterkaitan isi penelitian dengan bidang keahlian.
Isi Skripsi /Bobot (70%)
  1. Pendahuluan :
    1. Perumusan masalah ; Rumusan masalah harus jelas dan terarah.
    2. Tujuan Penelitian ; Tujuan penelitian dijabarkan dengan jelas.
    3. Konstribusi Penelitian ; Dijabarkan dengan jelas.
  2. Kajian Teoritis
    1. Acara relevansi dengan topik yang diteliti.
    2. Kemutakhiran daftar pustaka.
    3. Pengacuan daftar pustaka.
  3. Metode Penelitian
    1. Kesesuaian dengan masalah.
    2. Ketepatan rancangan.
    3. Ketepatan instrument.
    4. Ketepatan dan ketajaman analisis.
  4. Hasil Penelitian
    1. Manfaat dan kontribusi bagi pengembangan ilmu administrasi.
    2. Sesuai dengan tujuan penelitian
    3. Kedalaman bahasan
    4. Keaslian tulisan
Lain-lain /Bobot (10%)
  1. Bahasa
  2. Format
  3. Ringkasan

4.  Hasil penilaian akhir

  • Nilai 80-100   = A, predikat Lulus Sangat Baik
  • Nilai 70-79     = B, predikat Lulus Baik
  • Nilai 56-60     = C, predikat Lulus Cukup

5.  Apabila ada perbaikan atau revisi, peserta ujian skripsi harus segera memperbaiki hal-hal yang perlu sesuai dengan petunjuk Tim Penguji untuk selanjutnya dimintakan persetujuan kepada Tim Penguji.

6.  Lamanya waktu perbaikan / revisi ditentukan oleh Tim Penguji, dan apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan belum juga diselesaikan maka mahasiswa peserta ujian skripsi tersebut dinyatakan tidak lulus dan atau gugur dan wajib mengikuti ujian skripsi ulangan.

7.  Ketua / sekretaris Panitia Ujian skripsi menyampaikan hasil Yudicium kelulusan berdasarkan hasil sidang Tim Penguji.

5. Waktu Pelaksanaan Ujian skripsi

  1. Pada dasarnya Ujian Skripsi dilaksanakan setiap hari Sabtu dan atau dengan pengecualian ditetapkan lain karena sesuatu hal.
  2. Waktu pelaksanaan ujian skripsi ditentukan oleh Panitia Ujian Skripsi.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.